Selasa, 05 Mei 2015

TUGAS TUTOR pertemuan ke-5



1.     Jelaskan Guna rangka dan apa yang terjadi bila manusia tidak memiliki rangka!
Fungsi Rangka Bagi Tubuh Manusia
1.    Rangka tubuh manusia memberi  bentuk,  contohnya pada tulang  tengkorak  yang memberi bentuk pada wajah/kepala anda.
2.    Rangka tubuh manusia juga berfungsi sebagai  penopang  tubuh kita,  contohnya tulang  kaki  yang  menopang seluruh tubuh.
3.    Melindungi  organ-organ  dalam,  contohnya tulang-tulang rusuk yang melindungi jantung dan paru-paru.
4.    Rangka tubuh juga berfungsi sebagai alat gerak pasif.
5.    Tempat  melekatnya  otot,  misalnya  pada tulang  kering (tibia) menempel otot.
Apabila manusia tidak memiliki rangka, maka:
1.    manusia tidakakan bisa berdiri tegak
2.    manusia tidak akan berjalan
3.    manusia akan lembek
4.    tubuh manusia tidak akan bisa menompang tubuh


2.     Jelaskan proses aliran rangsang pada manusia dari reseptor hingga terjadinya reaksi!

Rangsang → Reseptor Alat Indra → Saraf Sensorik → Otak/Saraf Pusat → Saraf Motorik → Efektor Otot → Gerak/Ucapan/Kelenjar/Kesan.


          Tubuh kita memiliki jaringan komunikasi yang menghubungkan jaringan yang satu dengan jaringan yang lain. Sistem komunikasi kita memiliki pusat pengendali, yaitu otak dan sumsum tulang belakang. Otak berfungsi seperti sentral otomatis pada sistem telekomunikasi telepon. Sedangkan urat saraf atau tali saraf berfungsi seperti kabel telepon. Urat saraf merupakan gabungan dari sel-sel saraf. Pesan komunikasi yang diterima reseptor (penerima rangsang) diubah dan dikirim dalam bentuk impuls saraf.
          Sistem saraf manusia dapat dibagi menjadi sestem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Sistem saraf pusat meliputi otak dan sumsum tulang belakang. Alat tubuh yang berfungsi sebagai reseptor rangsangan  adalah indera. Indera adalah bagian tubuh yang memiliki ujung saraf sensorik yang peka terhadap rangsangan tertentu. Saraf sensorik akan meneruskan rangsang dari indera kesaraf pusat. Dari saraf pusat, reaksi atau tanggapan akan disampaikan keefektor melalui saraf motorik. Efektor adalah organ atau jaringan yang bereaksi terhadap rangsangan, misalnya otot dan kelenjar. Reaksi atau tanggapan oleh efektor dapat berupa gerakan, ucapan, dan sekresi kelenjar.
          Rangsangan adalah perubahan lingkungan yang dapat diterima oleh reseptor. Rangsang dibedakan menjadi 2, yaitu rangsangan dari luar tubuh dan rangsangan dari dalam tubuh. Rangsangan dari luar tubuh misalnya suara, cahaya, bau, panas, dll. Sedangkan rangsang dari dalam tubuh misalnya lapar, haus, rasa nyeri, dll. Menurut jenisnya, rangsangan dibedakan menjadi rangsang mekanis, kimiawi dan fisis. Rangsangan mekanis misalnya sentuhan dan tekanan. Rangsangan kimiawi misalnya rasa manis, asam, pahit dan bau. Sedangkan rangsang fisis berupa suhu, listrik, gravitasi, dll.


3.     Jelaskan proses pernapasan yang terjadi pada manusia!

Saat kita bernapas, kita menghirup udara melalui hidung. Udara yang kita hirup mengandung oksigen dan juga gasgas lain. Dari hidung, udara terus masuk ke tenggorokan, kemudian ke dalam paru-paru. Akhirnya, udara akan mengalir sampai ke alveoli yang merupakan ujung dari saluran. Oksigen yang terkandung dalam alveolus bertukar dengan karbon dioksida yang terkandung dalam darah yang ada di pembuluh darah alveolus melalui proses difusi.
Dalam darah, oksigen diikat oleh hemoglobin. Selanjutnya darah yang telah mengandung oksigen mengalir ke seluruh tubuh. Tahukah kita untuk apa darah mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh? Oksigen diperlukan untuk proses respirasi sel-sel tubuh. Gas karbon dioksida yang dihasilkan selama proses respirasi sel tubuh akan ditukar dengan oksigen. Selanjutnya, darah mengangkut karbon dioksida untuk dikembalikan ke alveolus paru-paru dan akan dikeluarkan ke udara melalui hidung saat kita mengeluarkan napas.Proses pernapasan meliputi dua proses, yaitu menarik napas atau inspirasi serta mengeluarkan napas atau ekspirasi. Sewaktu menarik napas, otot diafragma berkontraksi, dari posisi melengkung ke atas menjadi lurus. Bersamaan dengan itu, otot-otot tulang rusuk pun berkontraksi. Akibat dari berkontraksinya kedua jenis otot tersebut adalah mengembangnya rongga dada sehingga tekanan dalam rongga dada berkurang dan udara masuk.

Saat kita mengeluarkan napas, otot diafragma dan otot-otot tulang rusuk melemas. Akibatnya, rongga dada mengecil dan tekanan udara di dalam paru-paru naik sehingga udara keluar. Jadi, hal yang perlu kita ingat, bahwa udara mengalir dari tempat yang bertekanan besar ke tempat yang bertekanan lebih kecil. 


4.     Jelaskan proses peredaran darah yang terjadi pada manusia!
Peredaran darah pada manusia dibedakan menjadi dua macam yaitu:
1.    Peredaran darah kecil  = darah mengalir dari jantung (ventrikel kanan) --> paru-paru --> jantung (atrium kiri).
2.    Peredaran darah besar = mengalir dari jantung (ventrikel kiri) --> seluruh tubuh --> jantung (atrium kanan)


 















Jantung bekerja dengan cara berkontraksi dan berelaksasi. Proses peredaran darah pada manusia sebagai berikut.
1.    Saat serambi berelaksasi, darah yang benyak mengandung oksigen dari paru-paru masuk ke serambi kiri melalui vena pulmunalis. Adapun darah yang banyak mengandung CO2 dari seluruh tubuh masuk ke serambi kanan.
2.    Serambi berkontraksi sehingga biik berelaksasi dan darah dari serambi masuk ke bilik.
3.    Bilik berkontraksi, darah dari bilik kiri dipompake seluruh tubuh dan darah dari bilik kanan dipompa ke paru-paru.
Sistem peredaran darah juga dapat mengalami gangguan, antara lain:
1.    Anemia merupakan penyakit kekurangan hemoglobin, Fe, dan eritrosit dalam tubuh.
2.    Leukemia, produksi leukosit melebihi batas normal.
3.    Jantug koroner, disebabkan adanya penyumbatan pada pembuluh darah koroner, yaitu arteri dan vena yang mengalirkan darah dari dan ke jaunting
4.    Hipertensi, terjadi ketika tekana darah di dalam arteri lebih tinggi dari tekanan darah normal. Pada pebderita hipertensi, tekanan sistoliknya lebih dari 140 mmHg, sedangkan tekanan diastoliknya lebih dari 90 mmHg.
5.    Varises, merupakan pelebaran darah vena akibat adanya pembengkakan pada vena. Varises biasanya terjadi di kaki. Varises yang terjadi di dekat anus disebut ambient.
6.    Arteriosklerosis, yaitu pengerasan pembuluh karena adanya penimbunan zat kapur.
7.    Aterosklerosis, yaitu pengerasan pembuluh karena adanya penimbunan lemak.

5.     Mengapa orang yang sedang menderita “Flu” atau pilek selera makan menjadi berkurang? Jelaskan secara detail!
Ketika Flu terjadi sistem imun tidak berhasil mengalahkan virus Flu dan akhirnyaberkembang dalam tubuh. Kegagalan sistem imun mengalahkan virus karena pada waktu virus masuk kedalam tubuh sistem imun dalam keadaaan lemah. Melemahnya sistem imun bisa karena stres, kurang istirahat, makan tidak teratur, dan kurang olah raga.
Ketika virus Flu berkembang dan suhu tubuh meningkat akan mempengaruhi metabolisme, oleh karena itu nafsu makan jadi terganggu. Tidak hanya nafsu makan tetapi stamina juga turun secara drastis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar