1.
Jelaskan Guna rangka dan apa yang terjadi bila
manusia tidak memiliki rangka!
Fungsi Rangka Bagi Tubuh Manusia
1. Rangka tubuh manusia memberi
bentuk, contohnya pada tulang tengkorak yang memberi bentuk
pada wajah/kepala anda.
2. Rangka tubuh manusia juga berfungsi
sebagai penopang tubuh kita, contohnya tulang
kaki yang menopang seluruh tubuh.
3. Melindungi organ-organ
dalam, contohnya tulang-tulang rusuk yang melindungi jantung dan
paru-paru.
4. Rangka tubuh juga berfungsi sebagai alat
gerak pasif.
5. Tempat melekatnya otot,
misalnya pada tulang kering (tibia) menempel otot.
Apabila manusia tidak memiliki rangka, maka:
1.
manusia tidakakan bisa berdiri tegak
2.
manusia tidak akan berjalan
3.
manusia akan lembek
4.
tubuh manusia tidak akan bisa menompang tubuh
2.
Jelaskan proses aliran rangsang pada manusia
dari reseptor hingga terjadinya reaksi!
Rangsang → Reseptor Alat Indra → Saraf Sensorik
→ Otak/Saraf Pusat → Saraf Motorik → Efektor Otot → Gerak/Ucapan/Kelenjar/Kesan.
Tubuh kita memiliki jaringan komunikasi yang menghubungkan jaringan yang satu
dengan jaringan yang lain. Sistem komunikasi kita memiliki pusat pengendali,
yaitu otak dan sumsum tulang belakang. Otak berfungsi seperti sentral otomatis
pada sistem telekomunikasi telepon. Sedangkan urat saraf atau tali saraf
berfungsi seperti kabel telepon. Urat saraf merupakan gabungan dari sel-sel
saraf. Pesan komunikasi yang diterima reseptor (penerima rangsang) diubah dan
dikirim dalam bentuk impuls saraf.
Sistem saraf manusia dapat dibagi menjadi sestem saraf pusat dan sistem saraf
tepi. Sistem saraf pusat meliputi otak dan sumsum tulang belakang. Alat tubuh
yang berfungsi sebagai reseptor rangsangan adalah indera. Indera adalah
bagian tubuh yang memiliki ujung saraf sensorik yang peka terhadap rangsangan
tertentu. Saraf sensorik akan meneruskan rangsang dari indera kesaraf pusat.
Dari saraf pusat, reaksi atau tanggapan akan disampaikan keefektor melalui
saraf motorik. Efektor adalah organ atau jaringan yang bereaksi terhadap
rangsangan, misalnya otot dan kelenjar. Reaksi atau tanggapan oleh efektor
dapat berupa gerakan, ucapan, dan sekresi kelenjar.
Rangsangan adalah perubahan lingkungan yang dapat diterima oleh reseptor.
Rangsang dibedakan menjadi 2, yaitu rangsangan dari luar tubuh dan rangsangan
dari dalam tubuh. Rangsangan dari luar tubuh misalnya suara, cahaya, bau,
panas, dll. Sedangkan rangsang dari dalam tubuh misalnya lapar, haus, rasa
nyeri, dll. Menurut jenisnya, rangsangan dibedakan menjadi rangsang mekanis,
kimiawi dan fisis. Rangsangan mekanis misalnya sentuhan dan tekanan. Rangsangan
kimiawi misalnya rasa manis, asam, pahit dan bau. Sedangkan rangsang fisis
berupa suhu, listrik, gravitasi, dll.
3.
Jelaskan proses pernapasan yang terjadi pada
manusia!
Saat kita bernapas, kita menghirup udara melalui hidung. Udara yang kita
hirup mengandung oksigen dan juga gasgas lain. Dari hidung, udara terus masuk
ke tenggorokan, kemudian ke dalam paru-paru. Akhirnya, udara akan mengalir
sampai ke alveoli yang merupakan ujung dari saluran. Oksigen yang terkandung
dalam alveolus bertukar dengan karbon dioksida yang terkandung dalam darah yang
ada di pembuluh darah alveolus melalui proses difusi.
Dalam darah, oksigen diikat oleh hemoglobin. Selanjutnya darah yang telah
mengandung oksigen mengalir ke seluruh tubuh. Tahukah kita untuk apa darah
mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh? Oksigen diperlukan untuk proses respirasi
sel-sel tubuh. Gas karbon dioksida yang dihasilkan selama proses respirasi sel
tubuh akan ditukar dengan oksigen. Selanjutnya, darah mengangkut karbon
dioksida untuk dikembalikan ke alveolus paru-paru dan akan dikeluarkan ke udara
melalui hidung saat kita mengeluarkan napas.Proses pernapasan meliputi
dua proses, yaitu menarik napas atau inspirasi serta mengeluarkan napas atau
ekspirasi. Sewaktu menarik napas, otot diafragma berkontraksi, dari posisi
melengkung ke atas menjadi lurus. Bersamaan dengan itu, otot-otot tulang rusuk
pun berkontraksi. Akibat dari berkontraksinya kedua jenis otot tersebut adalah
mengembangnya rongga dada sehingga tekanan dalam rongga dada berkurang dan
udara masuk.
Saat kita mengeluarkan napas, otot diafragma dan otot-otot tulang rusuk
melemas. Akibatnya, rongga dada mengecil dan tekanan udara di dalam paru-paru
naik sehingga udara keluar. Jadi, hal yang perlu kita ingat, bahwa udara
mengalir dari tempat yang bertekanan besar ke tempat yang bertekanan lebih
kecil.
4.
Jelaskan proses peredaran darah yang terjadi
pada manusia!
Peredaran darah pada manusia dibedakan menjadi dua macam yaitu:
1.
Peredaran darah kecil = darah
mengalir dari jantung (ventrikel kanan) --> paru-paru --> jantung (atrium
kiri).
2. Peredaran darah besar = mengalir dari
jantung (ventrikel kiri) --> seluruh tubuh --> jantung (atrium kanan)
![]() |
Jantung bekerja dengan cara berkontraksi
dan berelaksasi. Proses peredaran darah pada manusia sebagai berikut.
1.
Saat serambi berelaksasi, darah yang benyak mengandung oksigen dari
paru-paru masuk ke serambi kiri melalui vena pulmunalis. Adapun darah yang
banyak mengandung CO2 dari seluruh tubuh masuk ke serambi kanan.
2. Serambi berkontraksi sehingga biik
berelaksasi dan darah dari serambi masuk ke bilik.
3.
Bilik berkontraksi, darah dari bilik kiri dipompake seluruh tubuh dan darah
dari bilik kanan dipompa ke paru-paru.
Sistem peredaran darah juga dapat mengalami
gangguan, antara lain:
1.
Anemia merupakan penyakit kekurangan hemoglobin, Fe, dan eritrosit dalam
tubuh.
2. Leukemia, produksi leukosit melebihi batas
normal.
3. Jantug koroner, disebabkan adanya
penyumbatan pada pembuluh darah koroner, yaitu arteri dan vena yang mengalirkan
darah dari dan ke jaunting
4. Hipertensi, terjadi ketika tekana darah di
dalam arteri lebih tinggi dari tekanan darah normal. Pada pebderita hipertensi,
tekanan sistoliknya lebih dari 140 mmHg, sedangkan tekanan diastoliknya lebih
dari 90 mmHg.
5. Varises, merupakan pelebaran darah vena
akibat adanya pembengkakan pada vena. Varises biasanya terjadi di kaki. Varises
yang terjadi di dekat anus disebut ambient.
6. Arteriosklerosis, yaitu pengerasan pembuluh
karena adanya penimbunan zat kapur.
7.
Aterosklerosis, yaitu pengerasan pembuluh karena adanya penimbunan lemak.
5.
Mengapa orang yang sedang menderita “Flu” atau
pilek selera makan menjadi berkurang? Jelaskan secara detail!
Ketika Flu terjadi sistem imun tidak
berhasil mengalahkan virus Flu dan akhirnyaberkembang dalam tubuh. Kegagalan
sistem imun mengalahkan virus karena pada waktu virus masuk kedalam tubuh
sistem imun dalam keadaaan lemah. Melemahnya sistem imun bisa karena stres,
kurang istirahat, makan tidak teratur, dan kurang olah raga.
Ketika virus Flu berkembang dan suhu
tubuh meningkat akan mempengaruhi metabolisme, oleh karena itu nafsu makan jadi
terganggu. Tidak hanya nafsu makan tetapi stamina juga turun secara drastis.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar